Silaturahmi tidak sekadar datang kerumah tetangga atau saudara bahkan teman tanpa tujuan. Sebenarnya tujuan silaturahmi adalah sebuah komunikasi tinggi yang dilandasi iman dan tidak bertujuan mengambil keuntungan dari pihak yang dikunjungi. Silaturahmi adalah sebuah komunikasi dengan tujuan ingin mengetahui kesehatan seseorang yang dituju, bagaimana keadaan ekonominya, bagaimana keadaan keamanannya, kesehatannya, sehingga apabila mereka dalam keadaan yang perlu dibantu, pelaku silaturahmi ikhlas mengulurkan hasil prestasi hidupnya. Jadi tujuan silaturahmi ialah saling menjenguk keberadaan kesehatan, prestasi hidupnya yang boleh jadi sedang dalam keadaan stagnan, maka mereka yang kuat dengan senang hati menolong pada yang membutuhkan.
Silaturahmi merupakan intisari dari budaya Islam, buah dari semua ibadah yang ada dalam Islam. Sholat, puasa, haji dan zakat akan membuahkan silaturahmi. Tentu saja sholat yang telah menyandarkan diri sebagai hamba Allah SWT, puasa yang dilakukan hanya untuk mendapat ridlo Allah SWT. Haji yang ditunaikan berorientasi pada Amrullah dan zakat karena Allah. Namun dalam kenyataannya bisa jadi bertemunya individu bukan dalam rangka mengamalkan ibadahnya itu. Alhasil tidak ada artinya orang kaya tetapi tidak membuat kanan-kirinya yang lapar menjadi kenyang. Takkan berarti adanya orang pandai tetapi tidak membuat orang disekitarnya bertambah ilmu . Takkan berarti, ada penguasa tapi kehadirannya tidak membuat orang yang sedang teraniaya menjadi terlindungi.Sebuah kehadiran dan keberadaannya akan berarti ketika kehadirannya dibuktikan dengan perbuatan terhadap mitra dialognya pada momen-momen silaturahmi. Sehingga yang kaya membantu yang miskin, yang pandai dengan tulus mendermakan ilmunya kepada yang belum mengerti dan yang berkuasa tidak semena-mena kepada yang lemah dan dhuafa.
Saling mengerti dan terlibat satu dengan yang lain. Keterlibatan menyebabkan seseorang memiliki keperdulian berintegrasi dan beriteraksi dengan orang lain. Interaksi adalah budaya religi. Maka silaturahmi adalah sebuah budaya dari orang-orang beriman yang telah melakukan ritual keagamaan. Rasulullah SAW bersabda ” Bahwa barang siapa melakukan silaturahmi maka ia akan bertambah umur dan bertambah rezeki”. Karena silaturahmi adalah intisari ibadah yang dibutuhkan saat kita hendak menjamah kenyataan sosial.(dwi)